Tampilkan postingan dengan label Anekdot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anekdot. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 April 2012

Tetangga Miskin

Anak : ''Ma, tetangga sebelah kita yang rumahnya mewah itu ternyata miskin banget yaachh...??''
Mama : "Loh, koq kamu bilang gitu sih, mereka itu kan keturunan ningrat..."
Anak : "Iya siih, tapi masak pagi - pagi tadi mereka udah panik banget cuman karena uang receh 500an..."
Mama : "Oh yaa...?"
Anak : "Iya... si Rudi, anak mereka itu, nelen uang receh 500an milik mereka... Padahal kan cuma 500 rupiah doang...."
Mama : "????!!!!??"

Sabtu, 06 Agustus 2011

Teka - Teki

• Tahu apa yang paling besar????
Jawabnya : Tahu isi sumedang
• Bertelur bukan binatang, bukan tumbuhan, juga bukan manusia? Bertelur lebih dari
1000. Apakah itu ??
Jawabnya : Indomie!! Tanya aja ke warung kopi, Indomie bertelur berapa bisa
sampe Rp 3500. He,,he,,he,,,...

Orang Gila

Disebuah rumah sakit jiwa ada dua orang yang sakit jiwa. Pada suatu hari orang 1 ingin bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke kolam. Namun diketahui oleh orang gila dua. Hal ini diketahui oleh salah 1 dokter rumah sakit tersebut.
Dokter : Hai, aku punya dua kabar untukmu, kabar baik dan kabar buruk.
Orang gila 2 : Apa kabarnya??
Dokter : Kabar baiknya kamu sudah boleh pulang karena kamu telah punya
kemauan menolong orang lain. Kabar buruknya orang yang kamu tolong
kemarin mati gantung diri di kamarnya.
Orang gila 2 : Ooooooooo………Itu saya yang menggantung karena basah.
Dokter : ????????!!!!!!!!!!

Matematika Ceria

• Manakah yang lebih berat, 10 kg kapas dan 10 kg besi?
Jawab: sama beratnya karena sama-sama 10 kg.
• Pak dhe menggali lubang di tanah berbentuk balok, dengan panjang = 4 m, lebar = 3m,
tinggi = 2 m. Berapa m³ -kah tanah pada lubang tersebut?
Jawab : Jawabannya 0 karena itu adalah sebuah lubang.

Rokok

Badrun : Aku bingung, benci, kesal dan jengkel
Basir : Lho kok bisa begitu?
Badrun : Di mana mana ada larangan merokok. Di Koran, majalah, toko, pasar,
supermarket. Pokoknya dimana-mana.
Basir : Ah… itu bukan masalah. Kamu tidak perlu merasa jengkel.
Badrun : Okey… tapi apakah kamu punya solusinya?
Basir : Ah gampang… berhentilah membaca karangan itu. Beres kan?